Pola Pikir Wirausaha, Mindset Ini Bikin Kamu Layak Disebut Entrepreneur

Pola Pikir Wirausaha. Kalau kamu punya usaha, dan biasa berpikir dengan pola pikir seperti ini, maka kamu layak disebut wirausahawan atau entrepreneur.

Mindset
Mindset atau bagaimana isi pikiranmu

Seorang entrepeneur, atau wirausaha, memiliki cara berpikir yang berbeda dengan orang orang kebanyakan. Cara berpikir ini terpola. Makanya disebut ‘set’. Bayangkan ‘satu set perlengkapan masak’, yang menggambarkan sekumpulan alat yang bisa digunakan untuk memasak. Dengan mempunyai satu set alat tersebut, kamu bisa merubah berbagai bahan makanan jadi sebuah masakan yang enak dan lezat.

Wirausaha juga gitu, harus punya set pikiran alias mindset. Mindset ini bisa secara lahiriah sudah kamu miliki. Bisa juga kamu pelajari hingga menjadi sebuah pola pikir wirausaha untuk membuat kamu semakin handal menjalankan usahamu.

Entrepeneur atau orang yang membuka usaha, nggak cuman berarti memiliki sebuah usaha aja. Buka usaha itu mengharuskan kamu mempunyai visi dan bisa merealisasikannya. Pola pikir wirausaha adalah cara berpikir yang bisa dipelajari dan bisa dipraktekan. Penulis berikan

Rasa ingin tahu yang besar

Pola pikir wirausaha
Kamu harus selalu pengen tahu dan belajar hal baru

Rasa ingin tahu terhadap suatu hal yang berhubungan dengan usahamu membuat kamu lebih memahami usaha yang kamu jalani. Cara mempelajari hal ini adalah dengan terus menanyakan pada diri sendiri, ‘bagaimana jika’ dan ‘kenapa’ terhadap diri dan usahamu. Kamu harus terus mencari cara baru dan sekreatif mungkin dalam menjalani usahamu. Jika cara tersebut cocok, bisa lebih efektif, dan efisien untuk usahamu, bukankah kamu jadi semakin handal menjalankan usahamu? Tentu usahamu jadi lebih menghasilkan.

Berpikir untuk terus tumbuh

Pola pikir wirausaha terus tumbuh
Seiring berjalannya waktu kamu harus terus tumbuh

Terus tumbuh dalam berbagai hal. Terutama kamu dan usaha yang kamu jalani. Kamu tidak puas dengan pencapaian usaha yang kamu miliki sekarang berarti kamu mempunya pola pikir untuk terus tumbuh. Semisal usahamu sekarang hanya beroperasi untuk satu desa, kamu tidak boleh puas dengan keadaan itu. Kamu kembangkan agar usahamu bisa merambah ke desa sebelah. Begitu juga dengan kamu sebagai pemilik usaha. Kamu jangan cepat puas dengan keberhasilanmu menjalankan usaha hingga detik ini. Kamu harus terus tumbuh biar kompetitor tidak mengalahkanmu.

Keberanian

Pola pikir wirausaha
Berani melakukan sesuatu

Berani memulai sesuatu. Hal hal besar menuntut keberanian sebagai syarat untuk dapat mencapainya. Berani karena benar, toh kamu tidak menyalahi orang lain. Jadi beranilah.

Bandel dan Tahan Banting

Pola pikir wirausaha harus tahan banting
Kamu tidak hancur walau dihantam kegagalan

Terbiasalah untuk menghadapi kegagalan. Setelah gagal berdirilah lagi dan memulai kembali. Dengan kegagalan kamu justru bisa belajar banyak. Kamu harus terima dulu bahwa untuk berhasil dibutuhkan kerja keras dan belajar dari kesalahan.

Mencari Celah dan Kesempatan

Pola pikir wirausaha
Opportunity atau kesempatan harus kamu cari

Tidak ada hal yang tidak bisa dikembangkan. Dengan adanya ketidaksempurnaan, justru itu kesempatan bagi kita untuk lebih menyempurnakannya. Kalau kita mau memulai usaha misalnya, cara paling umum untuk melakukannya adalah dengan meniru usaha yang sudah berjalan dan mengembangkan celah yang dimiliki usaha yang ditiru sehingga usaha kita lebih maju.

Problem solving atau memecahkan masalah

Pola pikir wirausaha
Terus memecahkan masalah yang ada

Sama seperti pintar mencari kesempatan. Problem solving berarti memecahkan masalah yang memang secara nyata sudah ada. Menjadi solusi dari masalah juga merupakan suatu lini usaha yang menjanjikan. Banyak usaha penyediaan jasa yang berangkat dari adanya permasalahan yang dihadapi oleh para pelanggan.

Optimis

Pola pikir wirausaha Optimis
Dari tidak bisa harus jadi bisa

Percaya diri atau optimis. Penuh harapan terhadap sesuatu juga merupakan sebuah optimisme. Yakin dan percayalah pada dirimu bahwa kamu bisa berinovasi dan menjadi kreatif. Perasaan dan pola pikir ini membuat kamu merasa mantap dengan usaha yang kamu miliki.

Banyak akal

Belajarlah untuk terus bagaimana memanfaatkan berbagai hal. Segala sesuatu disekitar kita memiliki fungsi dan perannya masing masing. Tugas kita adalah menemukan dan menggunakan pemanfaatan hal hal yang ada di sekitar kita. Jika kita terbiasa memanfaatkan hal hal yang ada disekitar kita, nantinya kita juga bisa memanfaatkan segala sesuatunya untuk pengembangan bisnis atau usaha kita.

Pintar Beradaptasi

Kemampuan beradaptasi memiliki arti bagaimana kita menyesuaikan diri dengan lingkungan. Termasuk juga bagaimana kita menyesuaikan usaha kita dengan permintaan pasar. Usaha yang dijalani penulis misalnya, harus beradaptasi dengan pasar saat para pesaing berani menyediakan tenda lipat dengan harga yang lebih rendah. Beradaptasi bukan berarti ikut-ikutan, beradaptasi berarti memanfaatkan keadaan agar diri kita sesuai dengan lingkungan.

Mampu berempati

Pola pikir wirausaha
Empati dan simpati itu berbeda lho

Empati berarti kamu bisa meletakan diri kamu pada posisi orang lain. Dengan berempati kamu akan lebih tahu bagaimana respon orang lain setelah mereka memanfaatkan usaha yang kamu sediakan. Kamu juga bisa secara langsung membayangkan bagaimana reaksi orang orang jika kamu merubah barang dan jasa yang kamu sediakan kalau kamu terbiasa berempati. Orang orang akan bilang, ‘kok mahal pak’ saat kamu naikan harga. Kamu bisa membayangkan hal itu bahkan saat kamu belum melakukannya. Ini namanya empati.

Itulah sekumpulan cara berpikir seorang wirausahawan. Bisa saja kamu udah biasa berpikir seperti ini. Kalau kamu belum terbiasa menggunakan pola pikir ini, kamu bisa membiasakannya sehingga untuk mengembangkan usahamu.

Bagikan :

1 comment on Pola Pikir Wirausaha, Mindset Ini Bikin Kamu Layak Disebut Entrepreneur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *