9 Persiapan Buka Usaha, Biar Bisnismu Berjalan Dengan Baik

9 persiapan buka usaha, biar bisnis usahamu berjalan dengan baik. Tahukah kamu kalau mayoritas usaha atau bisnis baru banyak yang gagal ditahun pertama buka?

9 Persiapan Buka Usaha

Tahukah kamu kalau 90 persen bisnis atau usaha rintisan gagal mengembangkan bisnisnya?

Pernahkah kamu menyesal karena telah salah memilih sebuah usaha? Kamu kelelahan, bosan, jenuh, dan frustasi menjalankan usahamu? Lalu usahamu itu kamu tinggalkan, terbengkalai, dan akhirnya usaha itu mati dengan sendirinya?

Semua itu jangan kita sesali. Kita bisa menganggap belum berhasilnya kita membuka usaha tersebut sebagai pelajaran hidup. Hal ini juga berlaku untuk Penulis. Penulis pernah membuka usaha, stagnan, tidak berlanjut, dan usaha tersebut menghilang dengan sendirinya. Padahal beberapa kenalan penulis sudah mengenal penulis sebagai pelaku usaha tersebut.

Usaha itu sebuah usaha kuliner. Membuat variasi olahan tempe mendoan. Nama bisnisnya Mendowan Mendowati. Tahun 2014, usaha ini ditemukan oleh dua orang mahasiswa Teknik UGM. Dijalankannya usaha ini, selama setahun dan kedua mahasiswa tersebut wisuda dan berkiprah di bidang pekerjaan lain. Usaha ini lalu penulis beli dengan harapan agar bisnis kuliner ini bisa bertahan karena tidak ada yang mengurusnya sama sekali.

Penulis jalankan bisnis tersebut selama sekiranya delapan bulan. Usaha itu akhirnya ‘ditutup’ oleh keadaan setelah menemui bulan Ramadhan tahun 2016. Para karyawan yang menjalani usaha tersebut sudah bosan. Pemilik bisnisnya pun, yang nulis tulisan ini, tidak seratus persen fokus mengawal usaha itu. Ya itu sepenggal kisah penulis menjalankan usaha.

Berkecimpung di dunia usaha mikro, membuat penulis bisa merumuskan hal hal yang membuat suatu usaha bisa berjalan dengan baik. Setidaknya, ada 9 persiapan buka usaha, yang perlu kamu pikirkan, lakukan, tuliskan biar ingat terus. 9 persiapan buka usaha ini bisa menyelamatkanmu saat kamu jenuh atau merasa mentok dengan bisnimu.

9 Persiapan Buka Usaha, sebuah pengantar

Kenapa penulis bilang pengantar, ya disini penulis kasih kalimat kuncinya biar kamu bisa baca dulu. Nanti kedepannya penulis kasih lagi penjelasan dari tiap tiap persiapan secara lebih rinci dan jelas.

Yang pertama, Mindset Wirausaha

Wira-usaha artinya berusaha secara mandiri. Wira artinya pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha artinya, daya upaya yang ada untuk mencapai sesuatu. Jadi wirausaha itu secara sendirinya berarti kamu berjuang untuk mencapai sesuatu. Sesuatu itu bisa jadi uang, penghasilan, kekayaan, atau impian lain yang kamu punya. Pelajarilah tentang pola berpikir seorang wirausahawan.

Karena wirausaha itu sebuah perjuangan, ya kamu ingat bahwa perjuangan itu keras. Kamu harus kerja keras, jangan malah cengeng saat usaha kamu terasa berat. Kamu harus cerdas, yang berarti bisa cari solusi biar yang berat itu jadi ringan.

Niat yang mantap

Kamu harus tentuin dari awal, kenapa kamu mau buka usaha atau merintis bisnis. Kalau niatmu nggak jelas, misalkan niatnya cuman coba coba, ya kamu harus siap siap kedepannya kamu bakal repot dengan percobaanmu. Kemantapan niat itu ditunjukan dengan komitmen dan kesungguhan menjalankannya, baik proses itu enak maupun nggak enak.

Contoh niat yang nggak mantap itu misalkan kamu ikut-ikutan tren. Atau kamu cuman pengen membuang uang yang kamu punya, yakin deh, uangmu pasti terbuang beneran.

Fokus terhadap usaha yang sudah kamu niatkan

Fokus itu kamu cuman melihat satu titik. Satu tujuan. Satu kondisi yang pengen kamu capai. Fokus bukan rakus. Kalau kamu rakus, pengen buka ini dan itu yang ada malah kamu nggak jadi buka usaha. Kalau udah njalanin bisnis kamu malah rakus bukannya fokus, bisa jadi bisnis yang pertama kamu tekuni itu malah terbengkalai.

Mulai dari yang disukai

Kerjakanlah apa yang kamu sukai, sukailah apa yang kamu kerjakan. Ini adalah hukum alam. Sesuatu yang dilakukan tanpa passion atau rasa cinta tidak akan menghasilkan apa apa. Contohnya kamu suka belanja, kamu bisa buat usaha ‘Jastip’ dimana kamu belanja, cuci mata, tapi bukan pakai uangmu.

Usahalah dengan melihat peluang

Peluang itu kesempatan. Peluang itu diciptakan bukan dicari. Banyak orang sukses menjalankan bisnis dan usahanya berbasiskan peluang. Peluang itu ceruk pasar permintaan yang kamu bisa isi dengan penawaran. Contohnya, permintaan suatu barang masih sangat besar, kamu bisa sediakan penawaran terhadap barang tersebut sehingga timbul keseimbangan pasar. Kamu dapat untung dari menawarkan sesuatu yang diminta pasar.

Interaksi dan Promosi Usaha

Kamu punya usaha, tapi kamu diem-diem aja? Gimana orang bakal tau kalau kamu punya usaha. Ini sama kaya penawaran dan permintaan diatas. Kamu perlu menawarkan. Dengan menawarkan inilah akan timbul interaksi. Promosikan usahamu jadi orang orang tau.

Unik

Dengan keunikan atau kebaruan, kesempatanmu sukses di dunia usaha akan lebih besar. Unik juga bisa didefinisikan dengan ke-beda-an. Yang bikin kamu berbeda dari usaha lainnya.

Usaha penulis misalnya, persewaan tenda lipat, dulu cukup unik dikarenakan hingga tahun 2016, tenda untuk kegiatan outdoor seperti jualan, bazaar, dan lainnya hanya berupa tenda rangkai yang pemakaiannya ribet. Berkembangnya waktu, diluar negeri udah banyak ditemukan tenda lipat yang cara pakainya simpel. Pada tahun 2017 penulis membuka usaha ini, dan alhamdulillah bisa berjalan dan berkembang hingga sekarang.

Tenda konvensional
Tenda konvensional
rangka tenda lipat
tenda lipat, untuk mendirikannya cukup mudah

Menghargai feedback dari konsumen

Apa itu feedback? feedback artinya umpan balik, atau tanggapan. Ya tanggapan dari konsumen tentang usahamu. Kalau mayoritas konsumenmu mengeluh jangan malah kamu salahkan konsumenmu. Kalau konsumenmu senang dengan barang atau jasa yang kamu sediakan berarti kamu harus tingkatkan lagi biar mereka semakin senang dengan yang kamu buat. Namanya juga usaha, kamu harus berusaha untuk memenuhi tanggapan konsumenmu.

Kelola Keuangan

Namanya usaha, bukan sukarela, bukan juga sumbangan. Usahamu harus menghasilkan uang atau sesuatu yang berharga biar kamu nggak tumbang. Kalau usahamu nggak menghasilkan apa apa dalam rentang waktu tertentu, ya kamu harus pikirkan lagi apa yang salah dengan usahamu. Atau bisa juga kamu pikirkan lagi apakah usahamu cocok dengan dirimu dan pasar. Kalau nggak cocok ya mending jangan dipaksain.

Mengelola keuangan ini juga nggak gampang. tapi juga nggak susah kalau kamu mau sedikit berpikir dan bersabar ngurusin kas usaha.

Yap, itu sharing dari penulis tentang usaha atau bisnis ya.. Buat yang sedang mau buka usaha semoga tulisan ini nggak malah menyurutkan tekad buka usahanya.

Bagikan :

2 comments on 9 Persiapan Buka Usaha, Biar Bisnismu Berjalan Dengan Baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *