Media Sosial Untuk Bisnis – Alasan Bisnis Kecil Juga Butuh Medsos

Media sosial untuk bisnis apakah diperlukan? Jika bisnis anda, seperti juga bisnis atau usaha saya, hanya bisnis kecil-kecilan.

Pada awalnya saya, pemilik usaha persewaan tenda kecil-kecilan ini juga tidak terlalu mementingkan media sosial. Tidak terlalu mementingkan foto atau video. Atau jejak digital lainnya.

Dalam usaha yang saya jalankan ini, saya mainnya secara real di luar jaringan. Tidak pakai foto atau video, apalagi foto dan video yang diedit sedemikian rupa agar menarik perhatian pelanggan.

Tetapi lama kelamaan saya sadar, lingkungan atau calon pelanggan saya sering(hampir selalu) meminta ”ada foto barangnya”, ”ada video cara pasang tendanya?”

Lalu saya berpikir, kenapa tidak saya buatkan tempat atau galeri dimana orang orang dapat melihat apa yang saya punya.

Maka jadilah itu barang. Media sosial untuk usaha saya ini. Salah satunya adalah Instagram. Ini Instagram kami, di follow yak..

Sebenarnya daripada media sosial seperti facebook, twitter, instagram, dan lainnya, saya sendiri lebih senang membangun website. Karena menurut saya pribadi, media sosial sebenarnya lebih kearah untuk refreshing. Berbeda dengan website, yang memang sering digunakan sebagai sarana edukasi juga.

Bagaimana dengan anda?

Apakah anda memerlukan media sosial untuk bisnis yang kalian perlukan?

Atau anda hanya memiliki media sosial untuk kehidupan pribadi anda saja?

Atau anda bahkan tidak menggunakan media sosial?

Sebenarnya apapun pilihan anda, bermedsos atau tidak, semua nya baik.

Selama kita fokus maka semua pilihan itu akan jadi baik. Masalahnya, banyak orang, termasuk saya sendiri juga, mencampurkan segala sesuatunya dalam satu media sosial.

Media Sosial Campur Aduk

Kegiatan pribadi disampaikan dalam media sosial, kegiatan keluarga juga disampaikan di media sosial, Jualan atau bisnis yang anda tekuni juga anda sampaikan di medsos, masalah kehidupan anda pun anda umbar di media sosial.

Itulah yang tidak baik.

Media sosial itu seperti uang. Sebaiknya tidak dicampuradukan antara bisnis usaha dengan pribadi.

Orang orang yang ingin berbisnis dengan anda, mungkin bisa illfeel jika melihat pandangan pandangan politik kita yang aneh aneh. Mereka bisa batal memesan jasa kita jika mereka tau kita senang menggerutu, yang itu bisa dilihat dari medsos kita.

Media Sosial Untuk Bisnis Kecil

Balik lagi ke pertanyaan pada judul. Kalau ditanyai seperti itu, saya mungkin jawabnya begini,

Bagi pelaku usaha kecil – Pedagang kaki lima misalnya, jika mereka ingin usaha mereka bisa dikenal sampai mana-mana, tidak ada salahnya menggunakan media sosial untuk mengenalkan usahanya.

Jangan harap usaha kecil bisa merambah nasional tanpa media sosial. Atau tentu saja menjadikan usahanya keluar dari zona UMKM.

Jadilah Perusahaan sekalian. PT alias perseroan terbatas. Maka bisa usahanya merambah nasional.

Atau tetap UMKM tetapi modalnya sebesar perusahaan. Pasang spanduk dimana-mana. Buka cabang disana dan disini. Akhirnya tetap sudah bukan bisnis kecil lagi.

Barang dan jasa yang anda miliki bisa anda tawarkan melalui media sosial. Itu yang pertama.

Berikutnya, orang orang jadi mengenal anda melalui media sosial, mereka bisa berinteraksi dengan anda melalui media sosial, bahkan yang berasal dari daerah yang berbeda pun bisa mengetahui usaha atau bisnis anda melalui media sosial.

Media sosial pun bisa menjadi lahan bisnis sampingan bagi anda. Itu yang ketiga. Jika anda cukup terkenal pada akhirnya, bisa saja orang orang akan meminta anda untuk mengendorse usaha yang mereka miliki. Tentu mengiklankan sesuatu seperti ini akan mendatangkan keuntungan bagi anda.

Jadi, apakah anda akan menggunakan media sosial untuk usaha anda?

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *