Jualan Saat Musim Hujan, Siapin 4 Hal Ini Biar Kita Nggak Rugi

Jualan saat musim hujan, orang tetep pengen jajan, belanja. Masa kita, pelaku usaha, nggak ngelayani mereka. Ini tipsnya biar usaha tetep jalan walau hujan. Oiya usaha yang dimaksud usaha yang dilakukan secara offline ya, seperti pedagang kaki lima, jualan secara real, bukan jualan online.

Angkringan
ini contoh ‘Jualan’ yang dimaksud, Angkringan

Saat hujan turun, wajar kalau semua orang jadi males ngapa-ngapain. Bawaannya pengen tidur. Ngerjain apa apa rasanya berat, apalagi kalau harus sampe keluar rumah. Siap siap deh kebasahan karena hujan.

Perasaan diatas umum terjadi. Perasaan itu bisa jadi celah usaha untuk usaha khusus musim hujan. Contohnya nyediain jasa ojek payung, atau jasa cuci motor. Nah, gimana dengan kita yang udah punya dan ngejalanin usaha kecil kecilan? Masa mau buka usaha baru jadi ojek payung, atau mau tiba tiba jualan jas hujan. Trus gimana dengan usaha yang udah ada?

Misal si pedagang angkringan yang didalam foto itu. Apa iya, dia mau ngganti nasi bungkus yang biasa dia jualin pas musim kering jadi bungkusan jas hujan plastik pas musim hujan.

Bayangin kita lagi mau siap siap jualan, malah turun hujan. Bisa-bisa kita basah kehujanan. Lebih parah lagi kalau barang dagangan kita kehujanan. Kalau kita jualan kita berupa makanan, ya habis sudah. Makanan yang basah nggak bisa dijual lagi. Kalau kita jualan aksesoris, baju, dan lainnya masih mending ya, bisa dijemur, pas udah kering bisa dijual lagi.

Jualan saat musim hujan 2
Tenda yang kami sewakan misalnya, jika kehujanan basah dan akan karatan kalau dibiarin aja

Disaat seperti inilah kita harus selalu siap. Fisik kita harus siap, siap kedinginan hehe. Siap biaya, siap perlengkapan tambahan, dan kesiapan lainnya. Untuk terus Jualan saat Musim Hujan, ini Tondy Tenda kasih sedikit tipsnya.

Sedia Payung Sebelum Hujan

Peribahasa yang umum, tapi mengena banget. Ini tips yang pertama. Perlengkapan tambahan, contohlah payung yang sangat berguna untuk menghadapi hujan. Gambaran dari tips pertama ini, kalau kamu kerja sebagai ojek online, ya kamu harus sedia jas hujan, dan sedia jas hujan tambahan buat pelangganmu. Kalau jualan menggunakan booth, ya perlu kamu sediakan tenda biar boothmu nggak kehujanan. Misalkan kamu jualan pakaian dan biasanya pakaian itu dibungkus pakai karung, ya kamu sediakan kontainer yang lebih bisa nahan air dibanding karung.

Jualan di musim hujan
Barang dagangan dalam karung, bukan kucing lho
Kontainer pakaian
Kalau pakai ini, barang daganganmu nggak akan basah

Sedia Teman sebelum Hujan

Kalau kehujanan sendirian kan nggak asik. Kalau ada temannya bisa main hujan-hujanan sekalian. hehe..

Maksudnya, kita sebagai pelaku usaha harus cari partner yang tetep mau kerja walau hujan sekalipun. Nggak sedikit lho, pelaku usaha yang ikutan tutup karena hujan. Ojek online (ojol) misalnya, saat hujan ada driver-driver ojol yang cenderung mematikan aplikasi jadi nggak bisa melayani kita lagi. Misal kamu jualan makanan dan biasa pakai jasa ojol untuk nganterin makanan yang kita jual. Kamu harus sedia jasa antar lain yang terus beroperasi walaupun kondisinya sedang hujan.

Tondy Tenda, sebagai pelaku persewaan peralatan jualan misalnya, tetap beroperasi walaupun hujan deras sekalipun. Ya gimana nggak, justru saat hujan itu orang orang butuh tenda biar mereka bisa jualan walaupun kondisi hujan. Kami biasa nganterin tenda justru pas deras derasnya hujan. hehe

Tenda lipat
Tetap nganter tenda lipat walaupun hujan

Alokasikan dana untuk jaga jaga

Ini juga penting. Disadari atau tidak, saat hujan pengeluaran kita semakin besar, sedangkan pemasukan belum tentu meningkat. Kita jadi lebih rentan sakit contohnya. Ya kita perlu dana tambahan untuk berobat. Kita perlu dana tambahan untuk membeli perlengkapan seperti jas hujan. Bahkan kita perlu bersiap siap jika saat kita jualan tidak ada yang beli karena hujan. Uang yang telah dialokasikan tersebut akan menyelematkan kita nantinya.

Persiapan terakhir untuk jualan saat musim hujan, siapin mental

Tips terakhir adalah menyiapkan mental kita. Saat kita memilih merintis usaha, berarti kita bersiap menghadapi ketidakpastian. Kita tidak akan digaji secara berkala seperti rekan rekan kita yang bekerja kepada pihak lain. Tidak ada gaji dengan nominal tertentu yang diberikan setiap bulan. Kesempatan dan tantangan usaha yang berubah-ubah setiap waktunya. Dan ketidakpastian lainnya.

Kita harus sadari bahwa hujan adalah salah satu wujud pemberian rejeki dari tuhan sang pencipta kepada kita. Hujan memang akan menjadi kendala usaha kita, namun bukan merupakan penghalang rejeki kita. Dengan menyiapkan mental kita, membuat kita tidak panik dan bisa berpikir jernih mencari solusi untuk kemajuan usaha kita.

Nah, itu sedikit tips dari Tondy Tenda untuk kita semua, pelaku usaha yang terus mencari penghidupan, baik itu kering maupun hujan.

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *